Oleh: abimanyu182 | Oktober 19, 2006

Kesempatan kedua

kadang kita kita berfikir kesempatan itu nggak akan datang dua kali
memang benar ada kalanya chance itu cuma ada sekali dalam seumur hidup.
kalau kita gak manfaatin kesempatan itu maka peluang yang sama belum tentu akan datang lagi.
tapi pernahkah kita bahwa TUHAN Maha segalanya
Uduni Astajib Lakum (maaf kalau salah tulis)
Berdoalah maka akan ku kabulkan
kadang kala penyesalan itu selalu datang belakangan akan tetapi sebaik baik manusia adalah yang mengambil hikmah dari kegagalan nya tersebut.

ketika kita mengidap suatu penyakit, ketikakita terbaring dirumah sakit, dan ketika kita tak pernah bisa sembuh akan penyakit kita. pasti dalam hati kita bergumam”kenapa ketika sehat aku tidak pernah bisa menjaga kesehatan yang Tuhan berikan.
Ketika dahulu kita sehat kita selalu enggan untuk Menginggat-ingat DIA. Tetapi ketika sakit namanya selalu selalu Kita sebut untuk mengeluh. Kita merasa kehilangan kesempatan kita. kita gagal. Akan tetapi kalau kita simak lebih dalam. dengan sakit kita bisa selalu mendekatkan diri pada Tuhan. Melewati sisa Hidup untuk mereguk cintaNYa. Bukankah sebaik baik manusia adalah mereka yang selalu mengingat Allah. Jikapun natinya kita tidak mendapatkan kesempatan untuk sehat yang kedua kali. bukankah Pertaubatan merupakan bagian dari kesempatan itu. coba bayangkan jika kita tidak di uji dengan sakit. mungkin dosa kita akan bertumpuk dan makin bertumpuk.

TUHAN Ijinkan aku merubah segala apa yang telah aku perbuat dahulu. kalau memang perbuatan ku dahulu telah salah beri petunjuk agar langkahku kedepan menjadi benar. bila memang perbuatanku yang dahulu ada sedikit benar beri kekuatan untuk memperthankannya.

Aku merasa berdosa dua kali kepadaMu ya Allah. aku lebih hina dari para pembunuh
lebih hina dari pada bajingan
Aku mengaku mencintaiMU tapi perbuatan ku selalau melanggar perintahMU
Bukankah lebih baik seorang berandal yang memang jelas 2 tidak pernah mencintaiMU maka wajar jika ia mendustakanMU.

Tapi lagi lagi ENGKAU selalu memaafkan kesalahan hambaMU “Padahal KAU tau ia akan mengulanginya di lain waktu”

Ya Rabbi “Dholamna Anfusana” Aku telah mendzolimi diriku sendiri
Waghfirli. jika tak KAU ampuni kami adalah orang2 yang merugi

LAILLAHA ANTA SUBHANAKA INNI KUNTU MINADZ DZOLIMIN
Yaallah tiada tuhan selain engkau Maha suci engkau sesungguhnya aku ini adalah orang yang Dzalim (Doa nabi yunus ketika di perut ikan Paus)

Semoga bermanfaat

Wassalam.
Raih kesempatan kedua kalian selagi nafas masih dikandung badan

00.24 (20 Oktober 2006)


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: